Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Mengenal Jadah Tempe, Gurihnya Sushi Jowo dari Yogyakarta | Susul Jakarta, Sanur dan Kuta Siap Berlakukan Ganjil Genap di Destinasi Wisata | Rahasia Makanan Lebih Lezat, Tambah Chillibrity yang Dipesan di ManisdanSedap.com | Sukses Digelar, Apa Saja Pencapaian Lokal Keren Jatim Road To Brilianpreneur 2021? | Viral Nugget Geprek ala Chef Arnold, Begini Review Jujur Jessica Jane Usai Mencobanya | Mengenal Daun Perilla atau Sayur Korea Kkaennip: Manfaat dan Cara Mengolahnya | 5 Fashion Items Pelengkap Gaya Leisurewear, Tetap Kece Biarpun di Rumah Aja | Perkuat Leadership Indonesia, Mentan SYL Teken MoU dengan FAO | Berkat Irigasi Pertanian, Petani Simalungun Semakin Intens Bercocok Tanam | 7 Serum Lokal Hyaluronic Acid Terbaik yang Ampuh Merawat Kulit | AWG G20 tahun 2022, Indonesia Siap Menjadi Ketua | 5 Alasan Loves Semprong Jadi Pilihan Camilan Enak Untuk Anak | Kementan Dukung Perluasan Akses Pasar Internasional Ekspor Buah | British Airways Lakukan Penerbangan Pertama dengan BBM Minyak Goreng Daur Ulang | Nama Ibu Bawa Berkah, Ayam Goreng Jogja Bu Muryani Hadir dari Tradisi Ater-Ater |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas

Oleh : Rista Simbolon (Via TintaHijau ) | Diterbitkan 2 Bulan yang Lalu | Short link: https://oto.sumutkota.com/link/8487257

Bagikan Ke : Facebook Twitter


BANDUNG, TINTAHIJAU.COM- Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di Jawa Barat (Jabar) menurun sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan pada 3 Juli 2021.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar per Jumat (9/7/2021), BOR rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar sebesar 87,87 persen. Sedangkan BOR rumah sakit sebelum PPKM Darurat atau pada Jumat (2/7/2021) mencapai 90,91 persen.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, penurunan BOR tidak lepas dari upaya semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, rumah sakit, TNI, Polri, sampai masyarakat, dalam memperkuat fasyankes selama PPKM Darurat.

"Ini ikhitar semua pihak. Karena tujuan PPKM Darurat itu menurunkan BOR rumah sakit dan kasus COVID-19," kata Emil --saapan Ridwan Kamil-- usai meninjau Pos Penyekatan PPKM Darurat bersama Kapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi, dan Kajati Jabar, di Tol Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (10/7/2021).


BERITA LAINNYA




Emil menuturkan, salah satu faktor penyebab turunnya BOR rumah sakit adalah ketaatan masyarakat untuk mengurangi mobilitas. Sejak PPKM Darurat diterapkan, mobilitas masyarakat kini turun mendekati angka 30 persen. Ia berharap mobilitas masyarakat terus berkurang selama PPKM Darurat.

"Ini dampak dari ketaatan warga mengurangi mobilitas yang kini sudah turun mendekati 30 persen walaupun masih naik-turun, fluktuatif," ucapnya. "Mudah-mudahan dengan turunnya mobilitas dapat menurunkan juga potensi penularan virus COVID-19 varian delta," imbuhnya.

Menurut Emil, penurunan mobilitas masyarakat dapat terlihat dari lengangnya kondisi lalu lintas di Tol Pasteur dan sejumlah jalan arteri di Kota Bandung. "Biasanya Sabtu-Minggu macet sekarang lengang, artinya kesadaran jauh lebih baik di hari kelima sampai kedelapan PPKM Darurat," ucapnya.

Emil mengatakan, saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar terus berupaya memenuhi kebutuhan oksigen untuk pasien COVID-19 di rumah sakit dan memastikan obat-obatan untuk pasien yang isolasi mandiri (isoman). "Kita juga terus fokus mengurusi oksigen dan pengiriman obat gratis untuk memastikan yang isoman bisa tertolong," katanya.


Di tempat terpisah, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar memaparkan strategi Jabar dalam menekan BOR rumah sakit selama PPKM Darurat diberlakukan.

Pertama, Pemda Provinsi Jabar intens menguatkan ruang isolasi terpusat di tingkat desa atau kelurahan dan pusat isolasi nonrumah sakit. Ruang dan pusat isolasi tersebut diprioritaskan bagi pasien COVID-19 tanpa gejala sampai gejala sedang yang tidak memungkinkan isoman.

"Kami juga terus memperkuat Pusat Pemulihan bagi pasien COVID-19 yang akan sembuh setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dengan begitu,  pasien COVID-19 bergejala berat sampai kritis bisa mendapatkan penanganan di rumah sakit," kata Daud.


REKOMENDASI



Daud pun menuturkan, saat ini, Pemda Provinsi Jabar sedang berupaya mendukung manajemen perawatan pasien COVID-19 yang menjalani isoman. Salah satunya dengan meluncurkan fitur Isoman di portal Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar).

Fitur Isoman sendiri diluncurkan untuk memudahkan masyarakat Jabar yang menjalani isoman dalam mengakses layanan telekonsultasi serta pengajuan paket obat dan multivitamin.

"Teraktual, Pemda Provinsi Jabar meminta rumah sakit rujukan untuk meningkatkan tempat tidur bagi pasien COVID-19, dari 40 persen menjadi 60 persen dari total kapasitas. Langkah-langkah tersebut diambil untuk menekan BOR rumah sakit rujukan COVID-19," ucapnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas | Bang Naga | on 9:16:49am Rabu 22 September 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas
Description: BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas
Alamat: https://oto.sumutkota.com/news/8487257/bor-turun--ridwan-kamil-minta-masyarakat-terus-kurangi-mobilitas.html
Artikel Terkait











                            AWG G20 tahun 2022, Indonesia Siap Menjadi Ketua

AWG G20 tahun 2022, Indonesia Siap Menjadi Ketua


Sumutkota.com ... Read More →





Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Yamaha Aerox Meluncur di India, Apa Bedanya dengan Versi Indonesia?
  • Auto Naksir, Ini Pilihan Warna Yamaha R15 V4 dan R15M
  • Top! All New Honda BR-V Made In Indonesia Bakal Diekspor ke 30 Negara Lebih
  • Awas Operasi Patuh Sampai 3 Oktober, Kena Tilang Dendanya Hingga Rp 3 Juta!
  • Mobil Buatan Indonesia Laris Manis di Luar Negeri
  • Bisnis Baru Rossi Setelah Pensiun: Jualan Sepeda Listrik

  • Terpopuler

  • Awas Operasi Patuh Sampai 3 Oktober, Kena Tilang Dendanya Hingga Rp 3 Juta!
  • Top! All New Honda BR-V Made In Indonesia Bakal Diekspor ke 30 Negara Lebih
  • Mobil Buatan Indonesia Laris Manis di Luar Negeri
  • Auto Naksir, Ini Pilihan Warna Yamaha R15 V4 dan R15M
  • Bisnis Baru Rossi Setelah Pensiun: Jualan Sepeda Listrik
  • Yamaha Aerox Meluncur di India, Apa Bedanya dengan Versi Indonesia?
  • Ini SUV Baru Hyundai Casper, Laku Hampir 19 Ribu Unit saat Rilis Perdana
  • Lihat dari Dekat Wujud All New BR-V, Calon Penjegal Xpander Cross-Rush di RI
  • Spesifikasi Motor 250 cc Termahal di Indonesia yang Dipakai Eks Menag Lukman Touring 3.400 Km
  • Bocoran Harga All New BR-V, Lebih Murah dari Rush dan Xpander Cross?
  • Avanza Kembali, Ini Mobil Terlaris Agustus 2021
  • Dijual Mulai Rp 32 Juta, Ini Beda Yamaha R15 V4 dan R15M
  • Ini Teknologi Canggih Honda All New BR-V untuk Kalahkan Terios-Rush
  • Jeep Rilis Foto Hasil Investigasi Mobil Bos Garansindo yang Tak Keluar Airbag
  • Pertama di Dunia, Honda Resmi Rilis All New BR-V di Indonesia
  • CBR150R Bisa Ketar-ketir, Yamaha R15 V4 Bawa Banyak Fitur Killer
  • Keren! Wanita Asal Indonesia Ini Pimpin Rolls-Royce Asia Pasifik
  • Mobil Terlaris Agustus 2021, Avanza Bertakhta Lagi
  • Susah, Rossi-Hamilton Saja Tak Mungkin Dapat SIM di Indonesia
  • Mulai Rp 1 Jutaan, Ini Skema Cicilan Honda ADV 150
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 oto.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds