Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
HUT Kabupaten Tasikmalaya, Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi | Polri Pastikan Video Rusuh Demonstran di Jakarta Tolak PPKM Hari Ini Hoaks | Zenius sebut Pembelajaran Adaptif Terbukti Lebih Efektif Latih Pemahaman Siswa | Satu Tahun Restrukturisasi, Pertamina Lebih Lean dan Agile | Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM | RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham | Gubernur Jatim Minta Maaf Jika Penanganan COVID-19 Belum Memuaskan | Bupati Jember Sumbangkan Gajinya untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi | Marco Motta, Brwa Nouri, dan Parade Serdadu Impor Gaek di Liga 1 | Kapolri Sebar Ribuan Bansos untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Bandung | Jenderal Andika Perkasa Kirim 100 Prajurit TNI Latihan di Amerika | PPKM Darurat Tekan Mobilitas Warga Tangerang hingga 30 Persen | Doa Lintas Agama, Ridwan Kamil Doakan Masyarakat Dilindungi dari COVID-19 | 10 Perusahaan Teknologi Ini Disebut Disukai Banyak Karyawan | BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

PPKM Darurat Tekan Mobilitas Warga Tangerang hingga 30 Persen

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 1 Minggu yang lalu | Short link: https://oto.sumutkota.com/link/8502788

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai efektif menekan mobilitas masyarakat di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan. Pergerakan warga di kedua daerah itu diperkirakan turun antara 20 hingga 30 persen.

"Angka penurunan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat ini sudah 20 sampai 30 persen," terang Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ditemui Kamis (15/7).

Menurut Arief, penyekatan di Kota Tangerang berkaitan pula dengan keberhasilan penyekatan di wilayah kota dan kabupaten yang berbatasan dengan daerah itu. Kota Tangerang merupakan wilayah perlintasan mobilitas masyarakat antarkota.

"Misalnya saja, warga Kota Tangsel atau Kabupaten Tangerang yang hendak ke Jakarta, melintas atau melewati Kota Tangerang. Makanya, Pak Kapolda Metro Jaya menambah penyekatan. Dari yang sebelumnya 67, sekarang jadi 90-an sekian," jelas dia.

Turunnya pergerakan warga juga terjadi di wilayah kota Tangsel. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memperkirakan mobilitas masyarakat berhasil ditekan sekitar 25 persen.

"Kita akan terus tekan pergerakan orang melalui berbagai cara penyekatan, imbauan Pak Kapolres ada gagasan pasang stiker, vaksin, dan sebagainya. Hingga hari ke-11 itu kita bisa menekan sampai 25 persen," jelas Benyamin.

Selain penyekatan, Benyamin bersama Forkopimda juga terus mengintensifkan operasi penegakan prokes dan aturan PPKM Darurat. Satgas juga telah memberi sanksi kepada ratusan orang pelanggar PPKM Darurat dengan tindak pidana ringan (tipiring).

"Dari satpol yang sudah diberi sanksi teguran push up kurang lebih ada 125 orang. Kemudian rumah makan yang ditutup dan kursinya dimasukkan ke meja ada 35 rumah makan, dari operasi yustisi yang kita lakukan setiap hari," tegasnya. [yan]



PPKM Darurat Tekan Mobilitas Warga Tangerang hingga 30 Persen | Bang Naga | on 10:09:52pm Selasa 27 Juli 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: PPKM Darurat Tekan Mobilitas Warga Tangerang hingga 30 Persen
Description: PPKM Darurat Tekan Mobilitas Warga Tangerang hingga 30 Persen
Alamat: https://oto.sumutkota.com/news/8502788/ppkm-darurat-tekan-mobilitas-warga-tangerang-hingga-30-persen.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Harley Vs Nmax, Pemoge Pingsan gara-gara Tali Helm Tak Diikat dengan Benar
  • Chevrolet Corvette yang Gak Jadi Diproduksi
  • Selangkah Lagi Jadi Pemain MU, Intip Koleksi Mobil Raphael Varane
  • Selama Pandemi, Orang Lebih Banyak Jual Mobkas atau Beli Mobkas?
  • Mitsubishi Berharap Luncurkan Truk Listrik Fuso eCanter di Indonesia, Tapi...
  • Potret PO Sinar Jaya yang Berjuluk Bus Sejuta Umat
  • Ini Velg Bukan Sembarang Velg, Bikinnya Saja 5 Tahun
  • MotoGP San Marino Akan Dipadati Penonton Meski Pandemi COVID-19 Belum Reda
  • Ingat! Ganti Ban Lebih Kecil Bikin Motor Nggak Kuat Angkut Beban

  • Terpopuler

  • Harley Vs Nmax, Pemoge Pingsan gara-gara Tali Helm Tak Diikat dengan Benar
  • Selangkah Lagi Jadi Pemain MU, Intip Koleksi Mobil Raphael Varane
  • Chevrolet Corvette yang Gak Jadi Diproduksi
  • Selama Pandemi, Orang Lebih Banyak Jual Mobkas atau Beli Mobkas?
  • Potret PO Sinar Jaya yang Berjuluk Bus Sejuta Umat
  • Ratu Kecantikan Ini Kerepotan Keluar-Masuk Lamborghini Gegara Tingginya
  • Ini Velg Bukan Sembarang Velg, Bikinnya Saja 5 Tahun
  • Mitsubishi Berharap Luncurkan Truk Listrik Fuso eCanter di Indonesia, Tapi...
  • MotoGP San Marino Akan Dipadati Penonton Meski Pandemi COVID-19 Belum Reda
  • PPKM Level 4, SIM Habis 3 Juli-2 Agustus Bisa Diperpanjang 3-7 Agustus
  • Gandeng Carsome, Pameran Modifikasi IMX 2021 Siap Diselenggarakan
  • Ingat! Ganti Ban Lebih Kecil Bikin Motor Nggak Kuat Angkut Beban
  • Dulu Setia Pakai Hino, PO Sinar Jaya Akhirnya Kepincut Sasis Mercedes-Benz Juga
  • Agustus 2021 Berlaku! Rider CBR250RR, R25, ZX-25R Perlu Naik Golongan ke SIM CI?
  • Sayang Banget Mobil Ini Tak Jadi Diproduksi
  • Kepgub Anies Soal PPKM Level 4 Keluar, Ini Aturan Berkendaranya
  • Jangan Kaget Lihat Pajak Mustang Klasik Seperti yang Terbakar di Pondok Indah
  • Beberapa Produsen Kembangkan dan Uji Ban Tanpa Angin, TNI Juga Sudah Punya
  • Pentingnya Memiliki Alat Pemadam Api Ringan di Mobil Pribadi
  • Pantas Sepi, Kendaraan di Jalan Tol Turun 40%
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 oto.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds