Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Serba-Serbi Metode Investasi yang Tepat untuk Pemula, Pilih Reksadana atau Emas? | Sederet Acara Menarik di Dream Day 2021 yang Bisa Diikuti | Berdampak Mulia ke Petani, Maudy Ayunda Investasi di Startup Segari | Polisi Militer Lanud Soewondo Gerebek Lokasi Judi di Medan | Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan | Kementan: Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Subang Mencukupi | Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja | Anak Bangsa Sehat dengan Bahan Pangan Lokal, Impian Nova Widiastuti Rintis Mekar Jaya |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Perkuat Leadership Indonesia, Mentan SYL Teken MoU dengan FAO

Oleh : Rista Simbolon (Via IDN Times ) | Diterbitkan 1 month ago | Short link: https://oto.sumutkota.com/link/9031157

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Florence, IDN Times –Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melangsungkan pertemuan dengan Direktur Jenderal (Dirjen) FAO, Qu Dongyu di sela-sela rangkaian pertemuan Menteri Pertanian negara G20.

Hasil pertemuan tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) di bidang pertanian dan ketahanan pangan. 

"Sebagai negara agraris dan salah satu negara pengekspor terbesar produk pertanian, Indonesia terus berupaya meningkatkan berbagai perannya di tingkat global. Peran aktif indonesia di kancah internasional diperlukan sebagai sarana diplomasi yang secara pararel mendukung upaya peningkatan sektor pertanian dalam negeri," kata Mentan

Penguatan KSST menurut Mentan digunakan sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan kerja sama pembangunan internasional seperti tercantum dalam RPJMN 2020-2024.

1. Ciptakan keuntungan bersama

"Terlebih lagi Indonesia yang merupakan bagian dari G20. Melalui skema ini, diharapkan mampu menciptakan keuntungan bersama dan berkontribusi positif dalam mendukung tujuan bersama negara-negara G20 untuk menciptakan kesejahteraan secara global," ungkapnya.

Mentan SYL mengungkapkan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud komitmen Indonesia dari sektor pertanian untuk turut membangun ketahanan pangan global sebagai innovative leader serta berbagi best practices dengan stakeholder lainnya. 

“Kami siap untuk memposisikan diri sebagai innovative leader untuk dapat berbagi best practices dengan multi-stakeholder, khususnya di negara-negara mitra yang kurang berkembang,” ungkap Mentan SYL dalam pertemuan tersebut. 

Menurut Mentan SYL, MoU yang ditandatangani antara Kementerian Pertanian dengan FAO meliputi berbagai aspek yang diharapkan secara komprehensif mampu menyelesaikan permasalahan global yang ada pada bidang pertanian dan ketahanan pangan serta untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

2. Indonesia akan beri berbagai dukungan

Indonesia melalui Kementerian Pertanian dalam implementasi kerja sama ini nantinya akan berperan dalam bentuk dukungan teknis; pengembangan kapasitas kelembagaan; transfer pengetahuan, pengalaman dan teknologi inovatif; pertukaran pembelajaran (ahli teknis, petani, pembuat kebijakan); serta platform berbagi informasi/pengetahuan/pengalaman dan kolaborasi. Kementerian Pertanian sendiri sebelumnya telah melaksanakan dan berperan dalam lebih dari 100 proyek kerja sama yang manfaatnya dirasakan oleh lebih dari 50 negara di Asia, Afrika dan Pasifik, serta di Palestina.

Beberapa balai di Kementerian Pertanian menjadi Center of Excellence dalam pelaksanaan KSST, di antaranya BBIB Singosari (inseminasi buatan) dan Balai Pelatihan Pertanian (Lembang, Batu, Ketindan). Kementan merupakan perintis dalam pembangunan Pusat Pelatihan Pertanian, Farmer’s Agricultural and Rural Training Center (FARTC) di Tanzania dan Agricultural Rural Farmers Training Center (ARFTC) di Gambia. 

3. Diharapkan semakin memperkuat peran Indonesia di sektor pertanian

Mentan SYL mengungkapkan bahwa penandatanganan MoU ini diharapkan akan semakin memperkuat peran leadership Indonesia dalam kerangka KSST di sektor pertanian dan meningkatkan kontribusi Indonesia terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs 2030). Posisi Indonesia sebagai “pemain neteral” menjadi nilai tambah dalam menjalin kerja sama dengan berbagai negara selatan lainnya. Peningkatan peran aktif Indonesia di KSST ini sangat penting untuk memberikan manfaat dalam pembangunan baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun politik. 

Sebagai informasi, KSST merupakan kerja sama antarnegara-negara berkembang sebagai sarana untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan bersama di bidang pembangunan. Konfigurasi skema KSST sendiri terdiri dari beberapa bagian yakni negara selatan (sebutan lain untuk negara sedang berkembang) penerima bantuan, negara selatan pemberi bantuan (donor), serta negara maju dan institusi multilateral sebagai pendonor dan pendukung. Sejak tahun 1980-an, Indonesia mulai beralih menjadi negara donor dan terus berkomitmen untuk memperkuat KSST. (WEB)



Perkuat Leadership Indonesia, Mentan SYL Teken MoU dengan FAO | Bang Naga | on 5:25:06am Kamis 21 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Perkuat Leadership Indonesia, Mentan SYL Teken MoU dengan FAO
Description: Perkuat Leadership Indonesia, Mentan SYL Teken MoU dengan FAO
Alamat: https://oto.sumutkota.com/news/9031157/perkuat-leadership-indonesia--mentan-syl-teken-mou-dengan-fao.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update


  • Terpopuler

  • Ini Potret Sedan Termurah BMW yang Baru Meluncur di Indonesia
  • Uccio: Valentino Rossi Bakal Balapan MotoGP Lagi Tahun Depan!
  • Spesifikasi Toyota Alphard yang Harganya Terpangkas sampai Rp 446 Juta
  • Prototipe Mobil Listrik Buatan Pabrik iPhone Dirilis, Begini Wujudnya
  • Ini Daftar Sedan BMW yang Turun Harga Imbas Pajak Emisi
  • Dovizioso Gagal Gabung Aprilia Bukan karena Motornya Jelek
  • Bongkar Rahasia Mengapa Motor Jadi Terasa Enteng Sehabis Dicuci
  • Panas! Saingi Avanza Baru, Xpander Juga Akan Muncul Facelift-nya
  • Dukung Yuk! Ini Daftar Pebalap Indonesia yang Akan Jajal Sirkuit Mandalika
  • Bangun Pabrik Baterai, Toyota Lebih Pilih Amerika Dibandingkan Indonesia
  • BMW Seri 3 Terbaru Paling Murah Meluncur di RI
  • IMI Jual 2.000 Tiket Superbike di Mandalika, Ada Paket Khusus Sultan!
  • Adu Canggih Fitur TSS Toyota Avanza dan Honda Sensing All New BR-V
  • Performa Jeblok, Honda Kehilangan Arah Setelah Marquez Cedera
  • Nostalgia! Begini Aksi Desy Ratnasari Muda Naik Motor Bebek Legendaris
  • Jokowi Mau Jajal Sirkuit Mandalika, Motornya Sudah Tiba
  • Cetak Pebalap Top, Ternyata Simoncelli Jadi Alasan Rossi Bikin Akademi Balap
  • Begini Ketangguhan Rantis P6 ATAV V1 yang Dipakai Jokowi Susuri Tarakan
  • Sayonara! Ini Honda Jazz Produksi Terakhir
  • Daftar Harga Mobil Toyota Usai Kena Pajak Emisi, Alphard Turun sampai Rp 446 Juta!
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 oto.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds