Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Topan Rai Hancurkan 1,5 Juta Rumah di Filipina | Gelegar Cuan PLN Mobile: Nikmati Manfaatnya, Dapatkan Hadiahnya | BRI Jadikan Kelompok Wanita Tani Hidroponik di Bali Jadi Percontohan | Cegah Omicron Lewat PPLN, Kapolri Pastikan Prokes dan Karantina di PLBN Entikong | Sinergi Dua Anak Perusahaan BUMN Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia | Angin Kencang Landa 6 Desa di Madiun, 56 Rumah Rusak | Mencicipi Lezatnya 3 Jajanan ala Jepang di Bandung, Manisnya Bikin Ketagihan | Tren Mobil Premium, Mandiri Utama Finance Raih Pembiayaan Rp 11,6 Triliun | Kasus Rahmat Effendi, KPK Periksa Sekda Bekasi dan Sembilan Saksi | Dapat Alokasi Rp260 Triliun, Ini Strategi BRI Capai Target KUR 2022 | Mau Pre Order Puding di Depok? Seller Lokal Ini Bisa Jadi Rekomendasinya | Istimewanya Gudeg Khas Yogyakarta yang Selalu Bikin Kangen, Bisa Jadi Oleh-oleh Lho! | Manis dan Crunchy, Ragam Kue Kering Ini Meriahkan Perayaan Imlekmu di Tangerang | Aneka Sambal di Jakarta yang Bikin Isi Piringmu Makin Sedap dan Mantap | BRI Edukasi Manfaat Digitalisasi Transaksi Bagi Pelaku Usaha di Yogyakarta |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Propam Limpahkan Laporan Dugaan Kriminalisasi di Sumut ke Bareskrim

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 2 Bulan yang Lalu | Short link: https://oto.sumutkota.com/link/9252607

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri melimpahkan dugaan kriminalisasi tersangka ke Biro Pengawasan Penyidikan (Rowassidik) Bareskrim.

Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan akan melaporkan perkembangan penanganan laporan tersebut. "Pasti akan kami sampaikan," katanya saat dikonfirmasi.

Terpisah, kuasa hukum pelapor, Yuda Pranata mengatakan laporan dugaan kriminalisasi teregister dalam surat nomor: SPSP2/3990/XI/2021, tertanggal 1 November 2021, atas nama pengadu M.

M merupakan istri tersangka J yang bersama-sama dengan R, istri HM. Kedua wanita itu datang ke Kantor Divisi Propam Polri pada Senin (1/11) untuk meminta permohonan perlindungan hukum terhadap penanganan perkara pidana yang dilakukan oleh penyidik Polda Sumatra Utara (Sumut).

"Propam Polri sudah melimpahkan penanganan penyidikan ke Birowassidik Bareskrim untuk melakukan audit penyidikan oleh Ditreskrimum Polda Sumut," kata Yuda, Jumat (26/11).

Menurut dia, pihak keluarga juga berharap perkara tersebut dapat segera dihentikan. "Semoga dapat dihentikan melalui audit oleh Birowassidik karena perkara yang menjerat tersangka J dan HM sudah diperiksa di PTUN dan perdata yang dimenangkan klien kami," kata dia.

Sebelumnya, M dan H datang ke Kantor Propam Polri untuk meminta perlindungan hukum terhadap penanganan perkara tersebut.

"Di mana kami merasa suami kami terzalimi ditetapkan tersangka dan ditahan kurang lebih 30 hari atas kasus surat kepemilikan tanah berupa ruko," kata M.

Ia menjelaskan, kasus yang menjerat kedua tersangka bermula ketika terjadi pembelian sebidang tanah ruko di Medan Barat, Kota Medan. Setelah membeli tanah itu, kedua suami korban mengajukan kepemilikan ke BPN Medan. Ternyata, ada hak guna bangunan (HGB) kepemilikan orang lain atas tanah itu.

"Jadi sudah sempat juga dulu berembuk dengan orang BPN. Sudah dimediasi tetap tidak ada solusi. Dan orang BPN mengatakan lanjutkan ke pengadilan," ujarnya.

Karena tidak ada solusi, akhirnya kasus itu proses di pengadilan melalui gugatan perdata. Hasil dari putusan kasasi di Mahkamah Agung Nomor: 3654 K/Pdt/2020, tanggal 17 Desember 2020 dimenangkan oleh pihaknya.

"Setelah keluar putusan MA, ada tuduhan laporan ke kepolisian, bahwa surat keputusan dari Pemprov Sumatra Utara itu palsu. Jadi yang laporkan suami saya itu pihak lawan yang kami bersengketa masalah kepemilikan ruko," terang M.

Tidak hanya itu, setelah ditetapkan tersangka dan ditahan, pihak keluarga melalui kuasa hukum dua kali mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan, namun tidak diberikan oleh penyidik.

Bahkan, sambung Yuda, dalam proses permohonan itu, oknum penyidik meminta uang sebesar Rp50 juta sebagai jaminan. Ironisnya, permintaan penangguhan justru tidak pernah dibalas oleh penyidik.

"Pada 12 November 2021 keluarga tersangka akhirnya minta uang Rp50 supaya dikembalikan. Setelah melalui perdebatan penyidik kemudian mengembalikannya," ucap Yuda.

Selain itu, selama J dan HM di tahan, oknum penyidik melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali. Inti dari pemanggilan itu ialah untuk menyatakan perdamaian. Jika tidak, kasus yang menimpanya akan dinaikkan ke pengadilan.

"Kami merasa terzalimi dan diintimidasi, dipaksa untuk berdamai. Isi dari perdamaiannya tiga pilihan, pertama, kita yang beli objek tersebut. Kedua, pihak lawan yang beli ke kita. Dan opsi ketiga, diminta buat perjanjian, objek itu ditulis dijual, setelah dijual bagi dua," timpal M, lagi.

Atas dugaan kriminalisasi yang dialami kedua suaminya, pihak keluarga berharap mendapatkan keadilan dengan adanya laporan tersebut. [rhm]



Propam Limpahkan Laporan Dugaan Kriminalisasi di Sumut ke Bareskrim | Bang Naga | on 11:46:54am Rabu 26 Januari 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Propam Limpahkan Laporan Dugaan Kriminalisasi di Sumut ke Bareskrim
Description: Propam Limpahkan Laporan Dugaan Kriminalisasi di Sumut ke Bareskrim
Alamat: https://oto.sumutkota.com/news/9252607/propam-limpahkan-laporan-dugaan-kriminalisasi-di-sumut-ke-bareskrim.html
Artikel Terkait

                            Topan Rai Hancurkan 1,5 Juta Rumah di Filipina

Topan Rai Hancurkan 1,5 Juta Rumah di Filipina


Sumutkota.com ... Read More →






                            Angin Kencang Landa 6 Desa di Madiun, 56 Rumah Rusak

Angin Kencang Landa 6 Desa di Madiun, 56 Rumah Rusak


Sumutkota.com ... Read More →










Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Mobil Terbang di Langit Slovakia, AirCar Lolos Uji Kelayakan Eropa
  • Badai Salju Terjang Yunani dan Turki, Mobil-mobil Terjebak di Jalanan
  • 5 Tips Mencegah Kendaraan Mogok di Jalan
  • Jadi Pemicu Kecelakaan, Tak Ada Ampun buat Truk ODOL
  • Ada Pebalap Bengal, WithU Yamaha RNF Optimis Jadi Tim Satelit Terbaik
  • Jembatan Penyeberangan Masih Jadi Andalan Berteduh Kala Hujan, Padahal Bikin Macet
  • Kompolnas: Pelat Nomor RF Ngotot Minta Jalan? Laporkan!
  • Cek 5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
  • Viral SPBU Ini Cuma Tersedia Jalur Honda

  • Terpopuler

  • Jadi Pemicu Kecelakaan, Tak Ada Ampun buat Truk ODOL
  • Viral SPBU Ini Cuma Tersedia Jalur Honda
  • Honda HR-V Baru Beri Sinyal Meluncur di Indonesia, Intip Upgradenya
  • Kompolnas: Pelat Nomor RF Ngotot Minta Jalan? Laporkan!
  • 5 Tips Mencegah Kendaraan Mogok di Jalan
  • Ada Pebalap Bengal, WithU Yamaha RNF Optimis Jadi Tim Satelit Terbaik
  • Jembatan Penyeberangan Masih Jadi Andalan Berteduh Kala Hujan, Padahal Bikin Macet
  • Badai Salju Terjang Yunani dan Turki, Mobil-mobil Terjebak di Jalanan
  • Jangan Heran kalau Pesan Ojol Motornya Nggak Punya Knalpot
  • Awas Benang Layangan di Jalan! Sudah Pakai Helm, Pemotor Ini Kerudungnya Sampai Robek
  • Cek 5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
  • Beda dengan RI, Ini Ancaman Sanksi Klub Mobil Malaysia yang Berhenti di Tol
  • Pelat RF Tidak Termasuk, Ini Kendaraan yang Harus Dikasih Jalan
  • Daihatsu Recall Rocky di Jepang, Ini Masalahnya
  • Dicap Jadi Juara Dunia MotoGP Cuma Kebetulan, Apa Kata Joan Mir?
  • Potret Terkini Jet Tempur Kolaborasi Korea Selatan-Indonesia
  • Honda HR-V Terbaru Lagi Syuting di Jakarta, Siap Meluncur?
  • Pelat RF Bukan Prioritas, Kalau Ngotot Minta Jalan Laporkan!
  • Potret Nissan Juke Edisi Khusus Sambut Film The Batman
  • Bisakah Ngecas Mobil Listrik Lexus UX 300e di Rumah Berdaya 2.200 VA?
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 oto.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds